Latest Updates
Tampilkan postingan dengan label Kebakaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kebakaran. Tampilkan semua postingan

Sistem Keamanan Gedung Dari Bahaya Kebakaran

Kebakaran memang bukan hal yang kita inginkan. Namun, adakalanya karena kelalaian ataupun kerusakan alat yang tak terprediksi maka dapat menyebabkan terjadinya kebakaran. Kebakaran yang terjadi jika masih dalam taraf kecil seharusnya segera dipadamkan agar tidak membesar menyulut yang lainnya. Kebakaran bisa saja terjadi pada area yang tidak diketahui dan tentunya sangat membahayakan jika tak dapat dipadamkan. Oleh karena itu, sebagai sarana mengantisipasi terjadinya hal demikian, dalam suatu gedung setidaknya harus ada sistem pengamanan dari bahaya kebakaran. Perlu adanya alat pendeteksi dini bahaya kebakaran.  Berikut beberapa alat dan sistem yang setidaknya harus ada dalam sebuah gedung.

Cara Menggunakan Hidrant


Pada artikel sebelumnya kita telah membahas pengertian hidrant dan jenisnya. Kali ini kita akan mencoba membahas tentang cara menggunakan hidrant. 

Sebelumnya kita harus tahu dulu konsep teknik pemadaman kebakaran. Pada prinsipnya teknik pemadaman adalah dengan merusak keseimbangan percampuran ketiga unsur penyebab kebakaran (bahan bakar, oksigen, panas) atau merusak/menghentikan proses pembakaran (memutus rantai reaksinya) dengan cara :

Pengertian Hidrant

Hidran pemadam kebakaran adalah alat yang dihubungkan dengan sumber air melalui jaringan pipa yang gunanya untuk mengalirkan air yang dibutuhkan untuk pemadaman kebakaran.
Menurut jenisnya hidran dibagi menjadi : 
1. Hidran bejana kering (dry Barrel) 
Hidran bejana kering, dimana bejana tersebut di dalamnya tidak terisi oleh air, walaupun telah dihubungkan dengan sumber air. Untuk mengaktifkan hidran ini mur pembuka pada bagian atas hidran diputar agar kerangan besar di dasar bejana terbuka, dimana mur dan kerangan dihubungkan dengan poros kerangan. 

2. Hidran bejana basah (wet barrel fire hydrant)
Hidran bejana basah, dimana bejana tersebut di dalamnya terisi oleh air. Untuk mengaktifkan hidran ini mur pembuka pada bagian samping hidran diputar, untuk membuka kerangan pada outlet/saluran keluar air.